Ingin Membuat Cover Letter Terbaik? Simak Panduannya Di Bawah Ini

Premium Photo | Side view woman working on laptop | Work from home jobs,  Working from home, Remote work

Lewat cover letter, maka kamu dapat memperlihatkan kemampuan diri kepada pihak recruiter dan biasanya lewat teknik “bercerita”. Dari Cover Letter, maka kamu bisa juga menjelaskan kenapa perusahaan perlu memilihmu dibandingkan banyak kandidat yang lainnya.

Maka dari itu, kamu harus menulis dengan baik cover letter ini agar hasilnya maksimal. Dari cover letter, bisa menjadi salah satu kesempatan emas agar kamu diterima kerja pada suatu perusahaan.

Agar lebih jelasnya, simak panduan menulis dokumen cover letter di bawah ini.

 

Cover letter jangan disamakan dengan CV

Kalau cover letter sama dengan CV, maka kenapa harus menulis cover letter? Maka dari itulah mengapa, harus dibedakan antara kedua jenis dokumen tersebut. Cobalah beri beberapa penjelasan kuat mengapa perusahaan terkait harus memilih kamu sebagai kandidat yang kuat.

Dari hal satu ini sendiri yang merupakan cara membuat dokumen cover letter lebih berbeda dengan dokumen CV. Pada dasarnya memang cover letter hadir untuk fokus menjelaskan kekuatan kamu untuk diterima kerja bukan fokus ke biodata diri.

 

Infokan dengan detail setiap hasil prestasi dan skill kamu

Tunjukkan saja beberapa skill yang kamu miliki, lalu ceritakan juga bagaimana kemampuan tersebut bisa bermanfaat untuk posisi pekerjaan terkait. Beri tahu masa lalumu sudah mencapai titik mana dengan kemampuan tersebut.

Konteks penggunaan bisa saat bekerja atau pun dalam lingkup organisasi. Bahkan bisa manfaat angka-angka juga karena data bisa menjadi bukti nyata terhadap pencapaian saat masa lalu. Pihak HRD pun akan percaya kalau kamu benar-benar layak menjadi kandidat kuat.

 

Buktikan bahkan kamu memang layak diterima

Tulislah isian cover letter kamu secara persuasif agar bisa lebih meyakinkan. Dengan cara seperti itu, maka kamu bisa lebih membuktikan kalau kamu memang layak untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan terkait.

Terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan untuk aspek satu ini. Kamu bisa saja menulis dengan rasa percaya diri tetapi jangan sampai terkesan sombong. Lalu jujur merupakan hal yang tidak boleh terlewat karena pada akhirnya jujur ini bisa menolong kamu.

Lalu sebisa mungkin jangan tulis suatu informasi yang kurang berhubungan atau tidak relevan. Mengingat HRD akan membaca banyak dokumen dari banyak pelamar, maka usahakan untuk singkat dan padat sesuai apa yang dituju.

 

Jangan dikirim langsung

Maksudnya adalah jangan sampai kamu terlalu buru-buru dalam mengirim dokumen cover letter ini meski sudah jadi. Setiap orang tentu tidak luput dari kesalahan, kamu bisa meminimalisir kesalahan membuat cover letter dengan kamu coba membaca kembali surat cover letter tersebut.

Misal apakah ada bekas copy paste yang jelas sehingga infonya menjadi rancu, kesalahan ketik, salah penggunaan bahasa, salah format penulisan dan lain sebagainya. Cek beberapa hal tersebut 1 hingga 2 kali.

Jangan sampai nantinya kamu tidak mendapat pekerjaan favorit hanya karena kesalahan sepele atau kecil saja. Jika kamu ketahuan copy paste lalu infornya berantakan, maka HRD bisa saja menganggap kamu kurang serius dan menyepelekan.

 

Mengikuti setiap petunjuk lowongan

Dari setiap lowongan pekerjaan pastinya mempunyai ketentuan masing-masing. Umumnya hal satu ini mencakup seperti apa kamu seharusnya mengirim lamaran. Kebanyakan sekarang ini harus mengirim lewat email tetapi ada juga yang memasukkan cover letter dan dokumen lain lewat tracking system atau google form.

Hal yang seperti ini tidak kalah penting agar proses melamar kerja tetap lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *